Jumat, 03 Agustus 2012

KOMPENI BENALU

Ibuku…terkadang sedih dan pilu
Terkenang kisah hidupnya dahulu
Fenomena hidup yang terus kelabu
Terkoyak, terhempas bagai angin dan debu


Lalu ibuku bercerita padaku
Tentang rakus manusia tak pandang bulu
Kompeni-kompeni benalu
Hidup di atas keringat rakyat tak mampu

Kompeni Benalu
Di zaman ini masih berlaku
Di belahan bumi Indonesiaku
Kompeni Benalu
Mengoyak hati kisah ibuku
Romusa dan Rodi kapan berlalu
Kapan merdeka bumi pertiwiku ?
Kongkalikong adalah Hitler baru
Rampas nasi rakyat tanpa rasa malu
Kongkalikong penguasa-penguasa baru


Jeneponto, 08 Mei 2010
By : Munassir Toing

0 komentar:

Posting Komentar

 

Puisi Kritik Pemerintah

Puisi Chairil Anwar

Puisi Islami