Rabu, 22 Agustus 2012

SENJA DI DERMAGA BUNGENG

Di sore hari… Di suatu senja
Di ujung dermaga ini
Jantung berdenyut tak henti
Menatap laut seakan tak bertepi

Hati terus bertanya
Berpijakkah kakimu di sana ?
Kabari aku sebelum senja sirna
Hati bimbang pagi tinggal nama

Deru-deru mesin menggelegar
Tak buyarkan hayalku
Walau keras merobek kuping
Sosokmu menari seakan bertutur
Telah jauh kita berlayar




Jeneponto, 25 Juni 2010
By : Munassir Toing

0 komentar:

Posting Komentar

 

Puisi Kritik Pemerintah

Puisi Chairil Anwar

Puisi Islami