Rabu, 24 Oktober 2012

KARAKTER TUBUHNYA

Wajahnya bagai bulan purnama
Bibir merah delima
Bikin hati terpesona
Hadir membalut luka sukma


Dagunya bagai lebah bergantung
Tumitnya bagai telur burung
Sungguh karenanya hati tergantung
Hadir hibur hati yang murung

Pipinya bagai pauh dilayang
Lengannya bagai lilin dituang
Tiap saat wajahnya terbayang
Buat hati seakan melayang

Alisnya bagai bentuk taji
Betisnya bagai perut padi
Akhlaknya pun terpuji
Hadirnya lemahkan urat nadi


Jeneponto, 11 Juli 2010
By : Munassir Toing

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Puisi Kritik Pemerintah

Puisi Chairil Anwar

Puisi Islami