Bila waktunya datang, kau pengaruhi semua orang
Dengan janji-janji manis penuh keyakinan
Hingga, kau buat kami melayang
Kau menganggap kaulah yang pantas
Pantas memimpin kami
Atau pantas memilki Kekuasaan?
Aku tak tau
Home » Posts filed under Puisi Kritik Pemerintah
Rabu, 10 Oktober 2012
Demi Sebuah Kekuasaan
Selasa, 02 November 2010
Plesiran di Atas Derita
Entah apa yang ada dalam benakmu..
Bersuka ria pergi tamasya..
Membuang biaya untuk alasan kerja..
Nyata-nyata itu hanya foya-foya..
Uang rakyat hanya bisa dihambur-hamburkan..
Tugasmu melayani masyarakat..
Bukan malah minta dilayani rakyat..
Matamu buta atau pura-pura..
Banyak rakyat kelaparan..
Kemiskinan makin merajalela..
Pendidikan gratis cuma impian..
Lebih parahnya pendidikan dijadikan bisnis yang menjanjikan..
Jerit pilu perut keroncongan tak kau dengar..
Bukan engkau tak bisa mendengar..
Tapi telingamu tersumpal uang korupsi..
Mungkin kau baru sadar jika perut buncitmu semakin membesar..
Tapi semoga sebelum itu terjadi kesadaranmu sudah pulih dan segera mengingat tugasmu yaitu mengabdi kepada rakyat dengan sepenuh hati....
Minggu, 24 Oktober 2010
Pesan Untuk Pejabat
Wahai para pejabat yang terhormat.
Kau memang punya pangkat.
Derajatmu di mata manusia begitu tinggi.
Kehidupanmu bergelimang kemewahan.
Tapi ingat jangan sampai kau terlena.
Melupakan janjimu saat kampanye.
Apa yang kau punya hanya titipan.
Amanat rakyat begitu berat.
Jangan hanya memperkaya diri.
Apalagi coba-coba korupsi.
Bisa saja kau luput dari pengadilan dunia.
Tapi ingatlah akan pengadilan Tuhan.
Begitu pedih hukuman untuk sang penghianat.
Kamis, 21 Oktober 2010
Jangan Lupakan Janji Kampanyemu
Wahai pemimpin negeri ini..
Sudahkah janji-janjimu mu kau tepati..
Janji manis di saat kampanyemu..
Kala itu suaramu begitu lantang..
Seakan tak takut mati membela rakyatmu..
Tapi mengapa sekarang suaramu begitu lirih..
Apakah sekarang kau takut mati..
Nyalimu begitu ciut hanya karena ancaman murahan..
Atau kau begitu mencintai jabatanmu hingga kau takut kehilangan?..
Rakyatmu banyak menderita..
Menjalani kehidupan dalam kemiskinan..
Apa kau tahu itu?Atau memang tak peduli sama sekali..
Apakah kau pernah mendengar..
Karena kemiskinan membuat seseorang dibiarkan sekarat di depan rumah sakit, hingga menemui ajalnya?..
Tak bisakah di negari ini asas kemanusiaan dikedepankan..
Seharusnya bisa jika sang pemimpinnya mempunyai hati nurani..
Apakah bantuan yang kau berikan hanya untuk mengangkat citramu di mata manusia?..
Tak takutkah kau terhadap penilaian tuhan..
Tapi ku hanya berharap kau akan terbangun dari mimpi indahmu..
Untuk segera pecahkan permasalahan bangsa ini.. Karena untukmu masih ada waktu..
